Menu

Mode Gelap
Sungguh Kasihan! Bertahun-tahun Sejumlah Janda Usia Tua di Banyuwangi Belum Menerima Bansos Miris, Rumah Katiyem di Sobo Ini Butuh Uluran Bantuan Pemerintah Waspadalah! Pencurian Helm di Parkiran Dinas PU Pengairan Banyuwangi Bolehkah Sekolah Madrasah Menjual Buku LKS di Satuan Pendidikan? Begini Jawaban Inspektorat Kadis Pendidikan Banyuwangi Tidak Boleh Guru Adakan LES, Ketua PGRI Banyuwangi Malah Bilang ‘Boleh’

Sosial ยท 18 Jul 2023 02:54 WIB

Gubenur Khofifah Berikan Santunan ke 1.000 Anak Yatim


 Gubenur Khofifah Berikan Santunan ke 1.000 Anak Yatim Perbesar

Jatim – Data A Satu | Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, bersama Badan Amil Zakat (Baznas) Jatim menggelar doa bersama akhir tahun 1444 H sekaligus memberikan santunan bagi 1.000 anak yatim di Masjid Raya Islamic Centre Provinsi Jatim, Surabaya, Selasa, (18/7/2023) malam.

Dalam arahannya, Gubernur Khofifah mengatakan, doa bersama dan santunan bagi 1.000 anak yatim ini merupakan wujud ungkapan syukur atas segala nikmat dan mohon limpahan  keberkahan dari  Allah  SWT kepada seluruh masyarakat dan Pemprov Jatim.

“Saat ini  kita  masuk tahun baru Islam 1 Muharram 1445 Hijriyah. Mudah-mudahan tahun ini  Allah memberikan anugerah supaya Jawa Timur lebih baik lagi,  masyarakatnya tambah bahagia, sejahtera, tambah rezeki dan Allah anugerahkan kesehatan untuk semuanya,” katanya.

Pada momentum Bulan Muharram ini, Gubernur Khofifah juga mengajak masyarakat memperbanyak sedekah bagi anak yatim. Sebab bulan Muharram juga merupakan bulan anak yatim. Bahkan banyak hadits yang menyebut bahwa Rasulullah menganjurkan sedekah pada anak yatim di bulan Muharram.

Ia menambahkan, Rasulullah semasa hidupnya juga sangat dekat dengan anak yatim. Rasulullah bahkan pernah bersabda bahwa beliau dan orang yang menanggung hidup anak yatim memiliki kedekatan di surga seperti jarak antara jari telunjuk dan jari tengah.

“Kita semua harus merasa menjadi bagian yang bertanggung jawab atas anak yatim di sekeliling kita terutama di Jatim,” terangnya.

“Saya doakan semua anak-anak dapat meraih semua cita-citanya, bisa menjadi PNS, penghafal Quran, imam besar, pegawai bank, tentara, polisi, jaksa, doktor. Semoga Allah mudahkan semuanya,” lanjutnya serasa diamini anak-anak yatim yang hadir.

Usai pemberian santunan, acara dilanjutkan dengan doa tutup tahun 1444 H yang dipandu Imam Besar Masjid Sunan Ampel KH. Ahmad Dzulhilmi Ghozali.

Secara khusus, Khofifah mengatakan, doa pergantian tahun baru Islam dari 1444 H ke 1445 H ibarat old and new  semoga berseiring dengan ridho dan barokah Allah untuk Jawa Timur.

“Termasuk ikhtiar yang kita lakukan secara terukur utamanya indikator perencanaan dan pembangunan agar tetap berseiring dengan ridho serta barokah Allah,” pungkasnya.

Sebagai informasi, dalam rangka peringatan 1 Muharam, akan dilakukan jalan sehat, pada Rabu, (19/7) pukul 06.00 yang dimulai dari Masjid Besar Al Akbar Surabaya dengan berbagai macam doorprize menarik yang semuanya serba 9. (Kominfo Jatim)

Informasi Redaksi

Baca Lainnya

Sungguh Kasihan! Bertahun-tahun Sejumlah Janda Usia Tua di Banyuwangi Belum Menerima Bansos

9 Mei 2024 - 08:21 WIB

Miris, Rumah Katiyem di Sobo Ini Butuh Uluran Bantuan Pemerintah

9 Mei 2024 - 07:58 WIB

TKSK Giri Dinas Sosial Banyuwangi Dampingi Cewek Cantik Diduga Alami Despresi

28 Januari 2024 - 13:34 WIB

Dinas Sosial Banyuwangi Tanggapi Ditemukan Kakek Kondisi kurus yang tergeletak Lemas

4 Januari 2024 - 11:56 WIB

1.300 Rumah Direnovasi, Begini Kata Bupati Ipuk

27 September 2023 - 11:39 WIB

Hari Raya Idul Adha, Warga Binaan Lapas Banyuwangi Laksanakan Sholat Id dan Pemotongan Hewan Qurban

29 Juni 2023 - 04:26 WIB

Trending di Sosial