Menu

Mode Gelap
Sungguh Kasihan! Bertahun-tahun Sejumlah Janda Usia Tua di Banyuwangi Belum Menerima Bansos Miris, Rumah Katiyem di Sobo Ini Butuh Uluran Bantuan Pemerintah Waspadalah! Pencurian Helm di Parkiran Dinas PU Pengairan Banyuwangi Bolehkah Sekolah Madrasah Menjual Buku LKS di Satuan Pendidikan? Begini Jawaban Inspektorat Kadis Pendidikan Banyuwangi Tidak Boleh Guru Adakan LES, Ketua PGRI Banyuwangi Malah Bilang ‘Boleh’

Hukum Dan Kriminal · 12 Agu 2023 06:03 WIB

Pengacara Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak Ditetapkan Tersangka


 Pengacara Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak Ditetapkan Tersangka Perbesar

Jakarta – Data A Satu | Pengacara Kamaruddin Simanjuntak ditetapkan sebagai tersangka oleh Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri. Kasus ini terkait dugaan pencemaran nama baik Direktur Utama PT Taspen, ANS Kosasih.

“Ya sudah tersangka,” kata Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri, Brigjen Pol Adi Vivid saat dihubungi, Rabu (9/8).

Meski begitu, Adi belum merinci ihwal penetapan tersangka pengacara keluarga Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J tersebut. Dia hanya memastikan Kamaruddin segera dilakukan pemeriksaan.

“Sudah (dijadwalkan pemanggilan sebagai tersangka),” jelasnya.

Sebelumnya, Direktur Utama (Dirut) PT Taspen, ANS Kosasih membuat laporan polisi terhadap pengacara Kamaruddin Simanjuntak atas penyebaran berita bohong atau hoax. Laporan tersebut diterima Polres Metro Jakarta Pusat dengan nomor LP/B/1966/IX/SPKT/POLRES METROPOLITAN JAKPUS/POLDA METRO JAYA tertanggal 5 September 2022.

“Hari ini saya mendampingi klien saya pak ANS Kosasih membuat laporan polisi terkait berita bohong, pencemaran nama baik yang dilakukan oleh saudara KS beberapa waktu lalu,” kata pengacara Kosasih, Duke Ari Widagdo kepada wartawan, Senin (5/9).

Dalam laporan ini, Kosasih menyertakan beberapa barang bukti. Seperti video Kamaruddin saat menyampaikan pernyataan, hasil konferensi pers, dan putusan sidang perceraian.

Laporan ini dibuat karena Kosasih tak terima dituding mengelola dana investasi Rp 300 triliun untuk kegiatan Calon Presiden (Capres). Dia memastikan Taspen tidak pernah mengelola uang tersebut. 

Informasi Redaksi

Baca Lainnya

Oknum Polisi Di Banyuwangi Diduga Bos Pil Trek, Dikabarkan Anak Bos “Jamu” ilegal?

23 Agustus 2023 - 14:03 WIB

Waduh, Oknum Kepsek di Jawa Timur Sunat Dana DAK 8,2 Miliar

3 Agustus 2023 - 09:22 WIB

[VIRAL] Pelaku Aksi “Koboi” Akhirnya Ditangkap Polisi

6 Mei 2023 - 14:48 WIB

Rutan Sungai Penuh Kembali di Razia Kamar

6 Mei 2023 - 10:02 WIB

Penadah Kendaraan Hasil Curian Ini Diciduk Polisi

19 April 2023 - 06:28 WIB

Cegah Korupsi, BPK Temukan Selisih Dana Bos di Jember Senilai Rp. 690 Juta

11 April 2023 - 11:49 WIB

Trending di Hukum Dan Kriminal