Menu

Mode Gelap
Sungguh Kasihan! Bertahun-tahun Sejumlah Janda Usia Tua di Banyuwangi Belum Menerima Bansos Miris, Rumah Katiyem di Sobo Ini Butuh Uluran Bantuan Pemerintah Waspadalah! Pencurian Helm di Parkiran Dinas PU Pengairan Banyuwangi Bolehkah Sekolah Madrasah Menjual Buku LKS di Satuan Pendidikan? Begini Jawaban Inspektorat Kadis Pendidikan Banyuwangi Tidak Boleh Guru Adakan LES, Ketua PGRI Banyuwangi Malah Bilang ‘Boleh’

Pemerintahan · 27 Sep 2023 11:39 WIB

1.300 Rumah Direnovasi, Begini Kata Bupati Ipuk


 1.300 Rumah Direnovasi, Begini Kata Bupati Ipuk Perbesar

Banyuwangi – Pemkab Banyuwangi terus melanjutkan program bedah rumah tak layak huni melalui skema gotong royong banyak pihak. Lebih dari 1.300 rumah tidak layak huni warga Banyuwangi direnovasi pada tahun ini dengan dukungan pemerintah pusat, pemerintah kabupaten, pemerintahan desa hingga berbagai pihak lainnya.

“Terima kasih kepada seluruh pihak yang terus bersinergi, yang bersama-sama, bergotong royong membantu warga Banyuwangi. Terima kasih kementerian PUPR, DPR RI, dan DPRD Banyuwangi, dan seluruh pihak yang ikut berkontribusi,” kata Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani pada hari Rabu.

Bupati Ipuk menambahkan bantuan stimulus perbaikan rumah adalah salah satu upaya untuk meningkatkan taraf kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.

“Program ini jangan sekadar menyediakan rumah layak huni. Namun juga harus diperhatikan sirkulasi udara dan air bersihnya. Saya sudah memnita para camat dan kepala desa mengawal ini agar masyarakat tak hanya nyaman namun juga lebih sehat tinggal di rumah barunya” kata Ipuk, Rabu 27-09-23.

Ipuk menyebut, selain yang bersumber dari pemerintah daerah, anggaran bedah rumah di Banyuwangi juga berasal pemerintah pusat dan gotong royong dengan berbagai pihak lainnya.

Contohnya, program bantuan stimulan perumahan swadaya (BSPS) dari Kementerian PUPR. Tahun ini, kata Ipuk, Banyuwangi mendapatkan alokasi BSPS untuk 930 unit rumah yang tersebar 17 kecamatan.

Selain itu, tambah Ipuk, program bedah rumah juga melibatkan pemerintahan desa. Lewat APBDes, telah dianggarkan untuk renovasi rumah tidak layak huni sebanyak 394.

“Ada juga program TMMD, kerjasama pemkab dengan Kodim 0825. Dengan demikian kalau ditotal, bedah rumah tahun ini menyasar 1.352 unit rumah,” kata Ipuk.

Salah satu penerima bantuan tersebut adalah Wagiyah (56), dari Desa Jajag, Kecamatan Gambiran. Dalam acara penyerahan simbolis bantuan bedah rumah oleh Bupati Ipuk di Kantor Camat Gambiran (25 September 2023), Wagiyah mengaku terharu karena rumahnya segera direnovasi oleh pemkab.

Wagiyah menerima bantuan stimulus bedah rumah dari pemkab dengan mendapatkan stimulus sebesar Rp20 juta untuk perbaikan rumahnya.

“Terima kasih Ibu Bupati. Saya senang rumah saya mau diperbaiki,” ucapnya spontan kepada Bupati Ipuk saat itu.

Ari Bagus Pranata

Ari Bagus Pranata

CEO/EDITOR

Berpengalaman di dunia jurnalistik Sejak 2012

Informasi Redaksi

Baca Lainnya

Sungguh Kasihan! Bertahun-tahun Sejumlah Janda Usia Tua di Banyuwangi Belum Menerima Bansos

9 Mei 2024 - 08:21 WIB

Miris, Rumah Katiyem di Sobo Ini Butuh Uluran Bantuan Pemerintah

9 Mei 2024 - 07:58 WIB

Ikawangi se-dunia Hadiri Halal bihalal Bersama Bupati Banyuwangi di Pendopo Sabha Swagata

13 April 2024 - 10:27 WIB

Sekretaris CKPP Banyuwangi Menjabat di Dishub, Begini Respon Plt. Kadis CKPP

4 Maret 2024 - 09:12 WIB

Kadis PU Pengairan Banyuwangi Dampingi Bupati Ipuk Kunjungi Lecari

1 Maret 2024 - 00:25 WIB

Kepala PU Pengairan Banyuwangi Bersama TNI Resmikan Sumur Bos di Alasbuluh

7 Februari 2024 - 04:02 WIB

Trending di Pemerintahan