Menu

Mode Gelap
Sungguh Kasihan! Bertahun-tahun Sejumlah Janda Usia Tua di Banyuwangi Belum Menerima Bansos Miris, Rumah Katiyem di Sobo Ini Butuh Uluran Bantuan Pemerintah Waspadalah! Pencurian Helm di Parkiran Dinas PU Pengairan Banyuwangi Bolehkah Sekolah Madrasah Menjual Buku LKS di Satuan Pendidikan? Begini Jawaban Inspektorat Kadis Pendidikan Banyuwangi Tidak Boleh Guru Adakan LES, Ketua PGRI Banyuwangi Malah Bilang ‘Boleh’

Kontrol Sosial ยท 3 Feb 2024 02:36 WIB

Laporan Transaksi Keuangan Mencurigakan, Cek Datanya


 Foto: Ilustrasi (Istimewa) Perbesar

Foto: Ilustrasi (Istimewa)

Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan Indonesian (PPATK) , menerima total 130.472 laporan transaksi keuangan mencurigakan (LTKM) sepanjang tahun 2023. Jumlah tersebut meningkat signifikan sebesar 43,8% dibandingkan tahun sebelumnya yang memiliki 90.742 laporan.

Dari data PPATK, Mayoritas LTKM berasal dari Jakarta dengan persentase 97,07% dari seluruh laporan pada tahun 2023. Sementara itu, PPATK juga menerima banyak LTKM dari Kepulauan Riau dan Jawa Tengah masing-masing dengan persentase sebesar 1,14% dan 0,29%.

Jawa Barat memiliki proporsi LTKM sebesar 0,27%. Lalu, LTKM yang diterima oleh PPATK dari Lampung sebesar 0,23%. Adapun provinsi lainnya memberikan kontribusi sebesar 0,99%.

Dilihat dari tindak pidana asalnya, PPATK menerima paling banyak LTKM terkait penggelapan, yakni sebesar 31,31% dari total LTKM pada tahun lalu.

Sementara 18,37% LTKM terkait tindak pidana perjudian, dan 17,9% LTKM terkait dengan tindak pidana penipuan. 16% laporan lain terkait dengan bidang kejahatan yang berbeda. Selain itu, LTKM terkait indikasi tindak pidana lain yang diancam dengan hukuman empat tahun dan di bidang perpajakan masing-masing sebesar 10,84% dan 5,59%.

sumber data: PPATK

Informasi Redaksi

Baca Lainnya

‘Kebal Hukum’, Tambang di Desa Bedewang Diduga Ilegal Masih Beroperasi

25 Februari 2024 - 07:08 WIB

Dana operasional KPPS di Banyuwangi Diduga Tidak Sesuai Diberikan Ke KPPS.

18 Februari 2024 - 01:21 WIB

Pasca Dilantik dan Bimtek, Sejumlah PPS Pemilu 2024 di Banyuwangi Keluhkan Uang “Bensin” Belum di Terima

28 Januari 2024 - 05:05 WIB

Kasus Oknum Kades Rejoagung dipertanyakan Warga: Kapan Gelar Perkara?

28 Januari 2024 - 04:34 WIB

Banner PasCaPres 02 Diduga Dicabut Oleh Oknum, Cek Lokasinya

5 Januari 2024 - 07:59 WIB

di Banyuwangi Bosku! Beli Sampul Rapot di Kopsis Ternyata Harganya Fantastik, Kemana Dana Bos ?

2 Januari 2024 - 03:34 WIB

Trending di Kontrol Sosial