Menu

Mode Gelap
Lapor Bu Ipuk, Salahsatu Warga Miskin di Karangrejo Butuh Uluran Bantuan “Cinta Terlarang” Terbongkar! Ternyata sudah di BAP, Begini Penjelasan Kepala Sekolah Waduh! Oknum Guru di Banyuwangi Diduga Selingkuh dengan Suami Orang, Istri Lapor Ke Dinas Pendidikan Program PTSL di Mangunrejo “dipatok” Rp. 600.000, Begini Penjelasan Kades Bakal Calon Wakil Bupati Banyuwangi Guntur Priambodo Ternyata Sosok “Takjir”, ini Total kekayaannya

Adv. ยท 5 Jun 2024 02:58 WIB

Bupati Ipuk: Usaha lontong di Karanganyarsudah terkenal dari dulu


 Bupati Ipuk Perbesar

Bupati Ipuk

BANYUWANGI – Desa-desa di Kabupaten Banyuwangi menyimpan potensi ekonomi yang menjanjikan, salah satunya di Dusun Karanganyar, Desa Karangsari, Kecamatan Sempu. Desa ini terkenal sebagai sentra produksi lontong di Banyuwangi. Tiap hari ribuan lontong diproduksi dari desa ini.
Terdapat 28 industri lontong rumahan di dusun ini. Rata-rata satu tempat memproduksi sekitar 1000 lontong per hari untuk memenuhi permintaan pasar. Beberapa orang bahkan memproduksi melebihi 1500 lontong.
Salah satu warga yang memproduksi lontong adalah Nur Kholis. Dia telah mengelola usaha produksi lontong di rumahnya sejak 2002. Bermula dengan hanya 5 kg beras, Nur Kholis saat ini telah berkembang dan menghabiskan 50 kilogram beras tiap hari.
“Usaha lontong di Karanganyar sudah terkenal dari dulu. Saya awalnya merintis menjajakan di lingkungan sekitar. Alhamdulillah sekarang bisa ikut membuka lapangan kerja buat orang lain,” kata Nur Kholis.
Lontong buatan desa ini menggunakan lembar daun pisang, dan dimasak dalam tungku besar selama 8 jam.
Setiap hari, Nur Kholis membutuhkan setengah kwintal beras, untuk menghasilkan 1500-1800 lontong. Satu lontong ia jual dengan harga Rp.1000. Dengan demikian, Nur Kholis bisa mendapatkan omzet sekitar Rp. 1,5 juta tiap hari.
Jumlah terus kian bertambah saat momen-momen tertentu. Seperti saat lebaran bisa membuat lontong hingga 3 kwintal beras.
Nur Kholis menceritakan, lontong di desa ini terkenal karena sangat dijaga kualitasnya. Saat harga beras mahal, Nur Kholis dan teman-temannya tidak menurunkan kualitas lontong buatannya.
“Kami terus berupaya di tengah harga beras dan bahan pokok yang tidak menentu, tetap mempertahankan kualitas lontongnya. Jadi saya tidak apa beli walaupun agak mahal, yang pentiilng konsumen puas,” ujarnya.
Tiap rumah produksi memiliki pasar masing-masing. Ada yang memenuhi kebutuhan di pasar-pasar tradisional, ada pula untuk kebutuhan warung-warung.
“Masing-masing punya pasarnya sendiri. Saya memenuh penjual bakso dan lainnya. Ada juga yang memasok untuk pasar Genteng, Rogojampi, Muncar, hingga Wongsorejo,” terang Nur Kholis.
Saat menggelar program Bupati Ngantor di Desa (Bunga Desa) di Desa Karangsari, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, melihat proses pembuatan lontong. Bupati juga menikmati lontong buatan desa ini.
“Bentuknya sangat rapi. Rasanya juga enak, legit, dan tidak keras. Lontong sudah menjadi makanan yang akrab di lidah orang Indonesia. Bisa untuk lontong kikil, bakso, gado-gado, dan makanan lainnya. Jadi permintaanya cukup besar,” kata Bupati Ipuk.
“Teman-teman yang punya usaha kuliner dan membutuhkan lontong, bisa pesan dari desa ini,” imbuhnya.
Bupati Ipuk mengatakan, ekonomi Banyuwangi kini tumbuh dengan banyaknya usaha-usaha kerakyataan yang tumbuh seperti industri lontong rumahan ini.
“Karena itu, kami terus mendorong usaha mikro dengan berbagai program,” pungkasnya. (*)

Informasi Redaksi

Baca Lainnya

Demi Keselamatan Petugas CKPP Banyuwangi Lakukan Perembesan Pohon Perindang

2 Juni 2024 - 00:39 WIB

DPU CKPP Lakukan Pemeliharaan Tanaman Demi Menjaga Kebersihan Kota

27 Mei 2024 - 00:35 WIB

Demi Kesejahteraan UMKM, Pemkab Banyuwangi ‘Mudahkan’ Layanan Urus Izin Edar

23 Mei 2024 - 15:26 WIB

UPTD Genteng DPU CKPP Banyuwangi Lakukan Penyiraman pada Dini Hari

22 Mei 2024 - 00:44 WIB

Plt. DPU CKPP Sebut Perda RTRW Yang Baru Ini Menjadi Instrumen Penting

14 Mei 2024 - 00:40 WIB

Kementerian ATR/BPN Bersama Wabup Banyuwangi Bahas Tata Ruang Singojuruh

7 Mei 2024 - 00:32 WIB

Trending di Adv.