Kabar Baru
Martini Desak Dana Pokir DPRA Dialihkan untuk JKA, Publik Aceh Heboh Soroti Anggaran Fantastis Pokir DPRA,
Langkah Mualem Cabut Pergub JKA sebagai Keputusan Tepat dan Berpihak kepada Rakyat Aceh
Amarullah Respons Ketua Komisi IV DPRD Madina, Tegaskan Sengketa Informasi Desa Malintang Jae Bukan Sekadar Pembinaan
Lembaga Pengawas Kinerja Aparatur Negara Provinsi Jawa Timur
Turnamen Golf Wali Kota Surabaya Cup 2026 Jadi Panggung Regenerasi Atlet Golf Jawa Timur
Ribuan Langkah Menuju Kebangkitan: Jember Fun Run 5K Hidupkan Semangat Sport Tourism dan Ekonomi Rakyat
Martini Desak Dana Pokir DPRA Dialihkan untuk JKA, Publik Aceh Heboh Soroti Anggaran Fantastis Pokir DPRA,
Langkah Mualem Cabut Pergub JKA sebagai Keputusan Tepat dan Berpihak kepada Rakyat Aceh
Amarullah Respons Ketua Komisi IV DPRD Madina, Tegaskan Sengketa Informasi Desa Malintang Jae Bukan Sekadar Pembinaan
Lembaga Pengawas Kinerja Aparatur Negara Provinsi Jawa Timur
Turnamen Golf Wali Kota Surabaya Cup 2026 Jadi Panggung Regenerasi Atlet Golf Jawa Timur
Ribuan Langkah Menuju Kebangkitan: Jember Fun Run 5K Hidupkan Semangat Sport Tourism dan Ekonomi Rakyat
Memuat cuaca...
Berita

Agus Flores: Kebebasan Pers Bukan Sekadar Hak Wartawan, Tapi Hak Rakyat

Agus Flores: Kebebasan Pers Bukan Sekadar Hak Wartawan, Tapi Hak Rakyat
Keterangan Foto: Ketua Umum PW FRN, Agus Flores, menyampaikan ucapan Hari Kebebasan Pers Sedunia 3 Mei 2026 dengan pesan bahwa kemerdekaan pers adalah bagian dari kemerdekaan rakyat, serta menegaskan peran pers sebagai penjaga kebenaran, penyampai fakta, dan pilar penting dalam demokrasi.

JAKARTA – Momentum peringatan Hari Kebebasan Pers Sedunia yang jatuh pada 3 Mei 2026 dimaknai sebagai pengingat penting atas peran strategis pers dalam menjaga demokrasi, menyuarakan kebenaran, dan mencerdaskan kehidupan bangsa.

 

Ketua Umum Perkumpulan Wartawan Fast Respon (PW FRN), Agus Flores, menegaskan bahwa kemerdekaan pers sejatinya adalah bagian dari kemerdekaan rakyat untuk memperoleh informasi yang benar, berimbang, dan dapat dipertanggungjawabkan.

 

Dalam pesannya memperingati Hari Kebebasan Pers Sedunia, Agus Flores menyampaikan bahwa pers tidak boleh menjadi alat kepentingan kekuasaan maupun sarana penyebaran fitnah dan disinformasi. 

 

Menurutnya, pers harus tetap berdiri di garis independensi dengan menjunjung tinggi etika jurnalistik serta kepentingan publik.

 

“Kemerdekaan pers adalah kemerdekaan rakyat. Pers bukan alat kekuasaan, bukan pula alat fitnah. Pers adalah penjaga kebenaran,” tegas Agus Flores.

 

Ia juga mengajak seluruh insan pers, khususnya jajaran PW FRN, untuk terus menjalankan tugas jurnalistik dengan profesional, menyampaikan fakta secara objektif, melawan hoaks, serta menghadirkan informasi yang mampu mencerdaskan masyarakat.

 

Di tengah derasnya arus digital dan maraknya penyebaran informasi palsu, lanjut Agus, media dituntut tidak hanya cepat, tetapi juga akurat dan bertanggung jawab dalam setiap pemberitaan.

 

“Pers yang bebas dan bertanggung jawab adalah pilar penting dalam membangun masyarakat yang cerdas, kritis, dan demokratis,” tambahnya.

 

Peringatan Hari Kebebasan Pers Sedunia 2026 diharapkan menjadi momentum refleksi bagi seluruh media untuk memperkuat integritas, independensi, dan keberanian dalam menyuarakan kebenaran demi kepentingan bangsa dan negara.Selamat Hari Kebebasan Pers Sedunia 3 Mei 2026. Merdeka!

Sumber Media Indonesia Times
Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!