Kabar Baru
RSUD Blambangan Banyuwangi Alokasikan Anggaran Rp 3,48 Miliar untuk Cleaning service
Anggaran Banyuwangi Festival 2024 Capai Rp8,7 Miliar, Puluhan Event Digelar Sepanjang Tahun
BPK Lakukan Pemantauan Tindak Lanjut Laporan Keuangan Kabupaten Banyuwangi Tahun 2024
Pedagang Kaki Lima Terminal Pariwisata Banyuwangi Mengeluh Pendapatan Terus Menurun
Warga Banyuwangi Pertanyakan Biaya Admin Surat Keterangan Sehat di Puskesmas
Pengunjung Pasar Sejati Karetan Kehilangan Uang Tunai, Sistem Keamanan Dipertanyakan
RSUD Blambangan Banyuwangi Alokasikan Anggaran Rp 3,48 Miliar untuk Cleaning service
Anggaran Banyuwangi Festival 2024 Capai Rp8,7 Miliar, Puluhan Event Digelar Sepanjang Tahun
BPK Lakukan Pemantauan Tindak Lanjut Laporan Keuangan Kabupaten Banyuwangi Tahun 2024
Pedagang Kaki Lima Terminal Pariwisata Banyuwangi Mengeluh Pendapatan Terus Menurun
Warga Banyuwangi Pertanyakan Biaya Admin Surat Keterangan Sehat di Puskesmas
Pengunjung Pasar Sejati Karetan Kehilangan Uang Tunai, Sistem Keamanan Dipertanyakan
Cuaca
Memuat cuaca...

Al-Qur’an Raksasa Karya Napi Lapas Banyuwangi Rampung, Jadi Sarana Tadarus

Al-Qur’an Raksasa Karya Napi Lapas Banyuwangi Rampung, Jadi Sarana Tadarus
BANYUWANGI – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuwangi menorehkan prestasi gemilang dalam program pembinaan kepribadian. Tiga orang warga binaan berhasil merampungkan penulisan Al-Qur'an raksasa berukuran 1 meter yang kini menjadi sarana utama tadarus bersama selama bulan suci Ramadhan di dalam Lapas.

Karya monumental ini merupakan buah manis dari program pembinaan berbasis pondok pesantren di Lapas Banyuwangi, khususnya di bidang seni kaligrafi. Menariknya, ketiga warga binaan yang terlibat awalnya sama sekali tidak memiliki dasar ilmu menulis Al-Qur'an maupun kaligrafi. Kemampuan tersebut mereka dapatkan melalui bimbingan intensif hasil kerja sama Lapas dengan pengrajin kaligrafi profesional.

Kepala Lapas (Kalapas) Banyuwangi, I Wayan Nurasta Wibawa, menjelaskan bahwa proses pengerjaan Al-Qur'an raksasa ini memakan waktu kurang lebih 10 bulan. Penulisan dimulai sejak momentum Ramadhan tahun lalu dan diselesaikan dengan penuh ketelitian.

"Al-Qur'an ini adalah bukti keberhasilan pembinaan berbasis pondok pesantren kami. Meskipun para penulisnya berangkat dari nol tanpa keahlian kaligrafi, berkat ketekunan dan bimbingan pengrajin yang kami hadirkan, mereka mampu melahirkan mahakarya yang luar biasa ini," ujar Wayan, Kamis (5/3).

Wayan menekankan bahwa aspek akurasi ayat menjadi prioritas mutlak. Sebelum digunakan secara resmi, naskah Al-Qur'an tersebut telah melalui proses tashih atau pemeriksaan mendalam oleh Pondok Pesantren Nur Cahaya Tarbiyatul Qur'an.

"Kami memastikan setiap huruf dan harakatnya benar. Setelah melalui proses tashih dan pemeriksaan ulang, dilakukan pembetulan pada bagian-bagian tertentu hingga akhirnya dijilid kembali untuk kedua kalinya guna memastikan kualitas fisik dan kerapiannya. Kami berharap karya ini membawa manfaat, berkah, serta memotivasi warga binaan lain untuk terus berkarya," tambah Wayan.

Kebanggaan mendalam dirasakan oleh Moch Chanafi salah satu dari tiga penulis utama Al-Qur'an tersebut. Baginya, perjalanan selama 10 bulan menulis kalam illahi ini menjadi sarana refleksi dan pendewasaan spiritual yang sangat berharga.

"Saya sangat bangga bisa menyelesaikan Al-Qur'an raksasa ini, apalagi saya memulainya dari tidak bisa sama sekali. Selama menulis, saya belajar banyak hal untuk bekal kembali ke masyarakat nanti. Saya menjadi lebih sabar dan lebih meresapi nilai-nilai luhur dari setiap ayat yang saya goreskan," ungkap Chanafi.

Kini, Al-Qur'an raksasa tersebut menjadi jantung kegiatan religi di Lapas Banyuwangi. Keberadaannya bukan sekadar simbol kreativitas, melainkan representasi semangat hijrah dan transformasi positif para warga binaan dalam menjemput masa depan yang lebih baik.

(Redaksi)

Id
Penulis Idham Holid
Id
Editor Idham Holid

⚠ Disclaimer

Seluruh wartawan Data A Satu dibekali KTA, surat tugas, dan namanya tercantum di Box Redaksi. Apabila ada pihak yang mengaku sebagai wartawan Data A Satu namun namanya tidak tercantum di Box Redaksi, maka hal tersebut bukan menjadi tanggung jawab Redaksi Data A Satu.
Bagi pihak yang merasa ragu atau membutuhkan konfirmasi, silakan hubungi kami dengan klik di sini.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

BERITA PILIHAN