Bupati Banyuwangi meresmikan pengembangan Bandara Blimbingsari menjadi bandara internasional yang mampu menampung hingga 5 juta penumpang per tahun. Pengembangan ini menelan biaya Rp 2,5 triliun dan selesai lebih cepat dari jadwal.
Bandara Blimbingsari kini memiliki terminal baru seluas 25.000 meter persegi, landasan pacu yang diperpanjang, serta fasilitas modern yang setara dengan bandara internasional lainnya. Penerbangan langsung ke beberapa negara Asia Tenggara akan segera dibuka.

"Ini adalah langkah besar untuk meningkatkan konektivitas Banyuwangi dengan dunia. Kami yakin ini akan meningkatkan kunjungan wisatawan dan investasi ke Banyuwangi," kata Bupati.
Maskapai Garuda Indonesia dan AirAsia telah menyatakan minatnya untuk membuka rute penerbangan internasional dari Bandara Blimbingsari mulai kuartal pertama 2026.