Kabar Baru
Operasional Aktivitas Tambang di Desa Gambor Patut Dipertanyakan, Pak Kaporesta Jangan Diam!
RSUD Blambangan Banyuwangi Alokasikan Anggaran Rp 3,48 Miliar untuk Cleaning service
Anggaran Banyuwangi Festival 2024 Capai Rp8,7 Miliar, Puluhan Event Digelar Sepanjang Tahun
BPK Lakukan Pemantauan Tindak Lanjut Laporan Keuangan Kabupaten Banyuwangi Tahun 2024
Pedagang Kaki Lima Terminal Pariwisata Banyuwangi Mengeluh Pendapatan Terus Menurun
Warga Banyuwangi Pertanyakan Biaya Admin Surat Keterangan Sehat di Puskesmas
Operasional Aktivitas Tambang di Desa Gambor Patut Dipertanyakan, Pak Kaporesta Jangan Diam!
RSUD Blambangan Banyuwangi Alokasikan Anggaran Rp 3,48 Miliar untuk Cleaning service
Anggaran Banyuwangi Festival 2024 Capai Rp8,7 Miliar, Puluhan Event Digelar Sepanjang Tahun
BPK Lakukan Pemantauan Tindak Lanjut Laporan Keuangan Kabupaten Banyuwangi Tahun 2024
Pedagang Kaki Lima Terminal Pariwisata Banyuwangi Mengeluh Pendapatan Terus Menurun
Warga Banyuwangi Pertanyakan Biaya Admin Surat Keterangan Sehat di Puskesmas
Cuaca
Memuat cuaca...
Berita

PCM Leuwiliang Lantik Pengurus Koperasi Primer dalam RAT ke-26 Khairu Ummah

PCM Leuwiliang Lantik Pengurus Koperasi Primer dalam RAT ke-26 Khairu Ummah
Bogor — Pelantikan pengurus koperasi primer oleh Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Leuwiliang menjadi salah satu agenda penting dalam rangkaian Rapat Anggota Tahunan (RAT) ke-26 Tahun Buku 2025 Koperasi Syariah Khairu Ummah yang diselenggarakan pada Sabtu, 24 Januari 2026, bertempat di Gedung SBS Premier Venue, Leuwiliang, Kabupaten Bogor.

Pelantikan pengurus koperasi primer menandai dimulainya masa kepengurusan baru pascakebijakan spin-off kelembagaan, sekaligus memperkuat legitimasi struktural dan moral para pengurus dalam menjalankan amanah organisasi. Prosesi pelantikan dilaksanakan sebagai bentuk pengesahan kepengurusan koperasi primer yang akan mengelola unit usaha secara mandiri dan fokus sesuai dengan bidang usahanya masing-masing, dengan tetap berada dalam orkestrasi kebijakan koperasi sekunder.

Ketua PCM Leuwiliang, Dede Muslimin, M.Pd., dalam sambutannya menekankan pentingnya menjaga dan mengimplementasikan nilai-nilai Islam dalam praktik berkoperasi. Ia menegaskan bahwa kebijakan spin-off harus dimaknai sebagai momentum kebersamaan dalam membangun kekuatan ekonomi umat. “Kebijakan spin-off ini harus menjadi momentum kebersamaan agar Khairu Ummah semakin berkembang pesat dan memberikan kontribusi nyata dalam roda perekonomian masyarakat,” ujar Dede Muslimin.

Dalam kesempatan yang sama, Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Bogor H. Ahmad Yani, S.H.I., M.E., menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas dilantiknya pengurus koperasi primer dan koperasi sekunder. Ia juga menegaskan pentingnya menjaga nilai-nilai kesyariahan sebagai landasan dalam aktivitas berkoperasi dan kehidupan sehari-hari. Sementara itu, Camat Leuwiliang W.R. Pelitawan, S.H., M.Si., turut mengapresiasi peran Koperasi Syariah Khairu Ummah dalam mendukung perekonomian masyarakat di tingkat lokal. “Koperasi memiliki peran strategis dalam mendorong perekonomian masyarakat. Kami berharap Koperasi Syariah Khairu Ummah terus berkembang menjadi lebih baik dan mampu memberikan manfaat yang semakin luas ke depan,” ujarnya.

Pengurus Koperasi Syariah Khairu Ummah menegaskan bahwa pelantikan pengurus koperasi primer tidak sekadar bersifat seremonial, melainkan merupakan penegasan tanggung jawab dalam mengawal fase transisi pasca spin-off agar berjalan secara tertib, stabil, dan berkelanjutan. Koperasi primer diharapkan mampu menjalankan fungsi usahanya secara optimal, sementara koperasi sekunder berperan memastikan sinergi, konsistensi kebijakan, serta arah strategis organisasi tetap terjaga.

Momentum pelantikan ini menunjukkan bahwa transformasi kelembagaan Koperasi Syariah Khairu Ummah dibangun di atas legitimasi organisasi, penguatan nilai ideologis, serta penerapan tata kelola yang profesional sebagai fondasi menuju ekosistem koperasi syariah yang sehat, berdaya saing, dan berkelanjutan. Kegiatan RAT ke-26 ini dihadiri oleh 660 peserta yang terdiri atas anggota koperasi, jajaran pengurus dan pengawas, serta sejumlah tokoh dan pemangku kepentingan. Turut hadir Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Bogor Iman Wahyu Budiana, S.T., M.M., Wakil Ketua IV Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kabupaten Bogor Sutarno, S.E., M.M., Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Bogor H. Ahmad Yani, S.H.I., M.E., Pimpinan Daerah Aisyiyah Kab. Bogor Dra Erma Hermawati, Camat Leuwiliang W.R. Pelitawan, S.H., M.Si., serta Drs. Sidik Parmono, M.M., QIA Universitas, sekolah dan beberapa Mitra Kerjasama Koperasi.

(REDAKSI)

Id
Penulis Idham Holid
Id
Editor Idham Holid

⚠ Disclaimer

Seluruh wartawan Data A Satu dibekali KTA, surat tugas, dan namanya tercantum di Box Redaksi. Apabila ada pihak yang mengaku sebagai wartawan Data A Satu namun namanya tidak tercantum di Box Redaksi, maka hal tersebut bukan menjadi tanggung jawab Redaksi Data A Satu.
Bagi pihak yang merasa ragu atau membutuhkan konfirmasi, silakan hubungi kami dengan klik di sini.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

BERITA PILIHAN