Kabar Baru
Operasional Aktivitas Tambang di Desa Gambor Patut Dipertanyakan, Pak Kaporesta Jangan Diam!
RSUD Blambangan Banyuwangi Alokasikan Anggaran Rp 3,48 Miliar untuk Cleaning service
Anggaran Banyuwangi Festival 2024 Capai Rp8,7 Miliar, Puluhan Event Digelar Sepanjang Tahun
BPK Lakukan Pemantauan Tindak Lanjut Laporan Keuangan Kabupaten Banyuwangi Tahun 2024
Pedagang Kaki Lima Terminal Pariwisata Banyuwangi Mengeluh Pendapatan Terus Menurun
Warga Banyuwangi Pertanyakan Biaya Admin Surat Keterangan Sehat di Puskesmas
Operasional Aktivitas Tambang di Desa Gambor Patut Dipertanyakan, Pak Kaporesta Jangan Diam!
RSUD Blambangan Banyuwangi Alokasikan Anggaran Rp 3,48 Miliar untuk Cleaning service
Anggaran Banyuwangi Festival 2024 Capai Rp8,7 Miliar, Puluhan Event Digelar Sepanjang Tahun
BPK Lakukan Pemantauan Tindak Lanjut Laporan Keuangan Kabupaten Banyuwangi Tahun 2024
Pedagang Kaki Lima Terminal Pariwisata Banyuwangi Mengeluh Pendapatan Terus Menurun
Warga Banyuwangi Pertanyakan Biaya Admin Surat Keterangan Sehat di Puskesmas
Cuaca
Memuat cuaca...
Berita

PNS Aktif Pinjam Dana Puluhan Juta Disinyalir Kebal Hukum

PNS Aktif Pinjam Dana Puluhan Juta Disinyalir Kebal Hukum
Sidoarjo, Minggu, 25 Januari 2026 - Media Indonesia Times | Bermula ada seseorang oknum guru yang disinyalir berdinas aktif atau seorang PNS (pegawai negeri sipil) yang memiliki kepentingan untuk mengurus surat ahli waris di notaris, karena oknum guru siti tidak mempunyai biaya maka ada beberapa pengurus yang mencarikan modal atau dana talangan, untuk mengurus surat ahli waris oknum guru siti tersebut, dan pengurus menemukan pemodal yang berinisial GA, pengurus mencoba berkomunikasi dengan GA sebagai pemodal serta GA pemodal menyetujui permohonan peminjaman uang untuk pengurusan ahli waris oknum guru yang diduga bernama siti.

Setibanya GA di ketemukan pengurus oleh oknum guru siti, GA menyetujui pinjaman oknum guru siti sebesar 30 juta rupiah yang di buatkan surat notaris resmi pada Hari Rabu, Tanggal 24, Bulan September, Tahun 2026 di hadapan notaris sesuai dengan perjanjian di dalam surat notaris bahwa oknum guru siti akan mengembalikan uang sebesar 30 juta rupiah ke pemodal GA.

Seiring berjalannya waktu, oknum guru siti diduga telah mengingkari dan tidak membayar apapun ke GA pemodal hingga hari ini, GA merasa resah karena oknum guru siti tidak melakukan etika baik, maka GA akan meneruskan perkara ini di jalur prosedur hukum yang berlaku.

Oknum Guru Tersebut Diduga Melanggar

Pasal 378 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) berbunyi: "Barang siapa dengan maksud untuk menguntungkan diri sendiri atau orang lain secara melawan hukum, dengan memakai nama palsu atau martabat palsu, dengan tipu muslihat, ataupun rangkaian kebohongan, menggerakkan orang lain untuk menyerahkan barang sesuatu kepadanya, atau supaya membuat utang atau menghapuskan piutang, diancam karena penipuan dengan pidana penjara paling lama empat tahun.

( Tim Investigasi Gabungan Media Jatim).

Id
Penulis Idham Holid
Id
Editor Idham Holid

⚠ Disclaimer

Seluruh wartawan Data A Satu dibekali KTA, surat tugas, dan namanya tercantum di Box Redaksi. Apabila ada pihak yang mengaku sebagai wartawan Data A Satu namun namanya tidak tercantum di Box Redaksi, maka hal tersebut bukan menjadi tanggung jawab Redaksi Data A Satu.
Bagi pihak yang merasa ragu atau membutuhkan konfirmasi, silakan hubungi kami dengan klik di sini.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

BERITA PILIHAN