Nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS berhasil menguat signifikan ke level Rp 15.200 per dolar AS pada perdagangan hari ini. Penguatan ini terjadi pasca pengumuman kebijakan moneter Bank Indonesia yang mempertahankan suku bunga acuan di level 5,75 persen.
Bank Indonesia memutuskan untuk mempertahankan BI-7 Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) di level 5,75 persen karena inflasi yang masih terkendali dan pertumbuhan ekonomi yang stabil. Keputusan ini sejalan dengan ekspektasi pasar.

Analisis senior dari Mandiri Sekuritas menyatakan bahwa penguatan Rupiah juga didukung oleh arus masuk modal asing yang meningkat sebesar 15 persen dibandingkan kuartal sebelumnya.
"Kami memproyeksikan Rupiah akan terus menguat dalam jangka pendek, didukung oleh fundamental ekonomi yang solid dan sentimen positif dari investor global," ujar ekonom tersebut.