Cuaca
Memuat cuaca...
Berita

5.000 Massa Siap Kepung Pohuwato, Pemuda Muhammadiyah Turut Bergerak di May Day

5.000 Massa Siap Kepung Pohuwato, Pemuda Muhammadiyah Turut Bergerak di May Day

Pohuwato – Gelombang aksi besar dipastikan akan mengguncang Kabupaten Pohuwato dalam momentum Hari Buruh Internasional (May Day) 2026. Sekitar 5.000 massa dari berbagai elemen masyarakat dikabarkan siap turun ke jalan, termasuk organisasi Pemuda Muhammadiyah yang menyatakan dukungan penuh terhadap aksi tersebut.

 

Ketua Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Pohuwato, Rahmat G. Ebu, menegaskan bahwa pihaknya akan ikut ambil bagian dalam aksi bersama Aliansi BARA API. 

 

Ia menyebut, keikutsertaan tersebut merupakan bentuk solidaritas terhadap nasib para buruh tambang dan masyarakat lingkar tambang yang dinilai mengalami ketidakadilan.

 

“Pada May Day yang akan datang, kami bersama aktivis lingkungan, LSM, dan OKP di Pohuwato siap turun dalam aksi besar. Ini adalah bentuk persatuan dan perlawanan terhadap ketidakadilan yang dirasakan buruh tambang dan masyarakat,” ujar Rahmat, Sabtu (25/04/2026).

 

Menurutnya, aksi ini bukan sekadar unjuk rasa tahunan, melainkan seruan bersama untuk memperjuangkan hak-hak rakyat yang dianggap terpinggirkan oleh kepentingan korporasi besar. 

 

Ia juga menyoroti berbagai persoalan yang dirasakan masyarakat, mulai dari dugaan intimidasi hingga ketimpangan ekonomi di wilayah pertambangan.

 

Rahmat menambahkan, gerakan ini menjadi momentum penting untuk menyatukan seluruh elemen masyarakat, termasuk petani, nelayan, pedagang kecil, hingga penambang rakyat.

 

“Ini saatnya kita bersatu, bergerak, dan menyuarakan keadilan sosial. May Day adalah milik perjuangan kaum buruh. Rakyat harus menjadi prioritas,” tegasnya.

 

Berdasarkan informasi yang dihimpun, aksi demonstrasi akan dipusatkan di tiga titik utama, yakni kantor perusahaan tambang, Mapolres Pohuwato, dan Kantor Bupati Pohuwato. 

 

Aksi tersebut direncanakan berlangsung mulai Jumat, 1 Mei 2026, hingga beberapa hari ke depan, dengan pengawalan dari berbagai elemen massa.

 

Demonstrasi ini juga akan dipimpin oleh salah satu aktivis senior Pohuwato, Yosar Ruiba, yang selama ini dikenal aktif menyuarakan isu-isu kerakyatan, khususnya di sektor pertambangan.

 

May Day sendiri merupakan peringatan tahunan yang memiliki akar sejarah panjang dalam perjuangan buruh dunia, terutama terkait tuntutan jam kerja yang layak. Di Indonesia, momentum ini kerap dimanfaatkan untuk menyuarakan berbagai isu ketenagakerjaan, termasuk upah, kesejahteraan, dan perlindungan hak pekerja.

 

Dengan potensi massa yang besar dan isu yang sensitif, aksi May Day di Pohuwato tahun ini diprediksi menjadi salah satu gerakan terbesar dalam beberapa waktu terakhir, sekaligus menjadi ujian bagi semua pihak dalam menjaga stabilitas, keamanan, dan ruang demokrasi.

 

 

Ar
Penulis Arlan R Arif
Ti
Editor Tim Redaksi

⚠ Disclaimer

Seluruh wartawan Data A Satu dibekali KTA, surat tugas, dan namanya tercantum di Box Redaksi. Apabila ada pihak yang mengaku sebagai wartawan Data A Satu namun namanya tidak tercantum di Box Redaksi, maka hal tersebut bukan menjadi tanggung jawab Redaksi Data A Satu.
Bagi pihak yang merasa ragu atau membutuhkan konfirmasi, silakan hubungi kami dengan klik di sini.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

BERITA PILIHAN