Mahasiswa STIK Angkatan 83 Laksanakan Program Trauma Healing di Raudhatul Huda Dayah
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian Mahasiswa STIK terhadap kondisi psikologis para santri pascabencana.
Program trauma healing bertujuan membantu memulihkan kondisi mental dan emosional secara bertahap agar para santri kembali merasa aman, tenang, serta mampu beraktivitas dan belajar secara optimal di lingkungan dayah.
Dalam pelaksanaannya, Mahasiswa STIK Angkatan 83 melakukan berbagai kegiatan interaktif dan edukatif yang dirancang untuk menciptakan suasana hangat, menyenangkan, serta membangun kembali rasa percaya diri para santri.
Pendekatan yang digunakan menekankan empati, komunikasi persuasif, serta penguatan motivasi.
Kegiatan berlangsung dalam keadaan aman dan tertib, dengan jumlah peserta Mahasiswa STIK Angkatan 83/WPS Sindikat 8 sebanyak 22 orang dan seluruhnya hadir lengkap.
Program ini didampingi oleh Perwira Pendamping, KBP Didit Bambang Wibowo S., S.I.K., M.H. Melalui kegiatan trauma healing ini, Mahasiswa STIK tidak hanya mengimplementasikan kepekaan sosial dan kemampuan komunikasi kemasyarakatan, tetapi juga mengaktualisasikan nilai-nilai Polri Presisi yang mengedepankan pelayanan humanis, kepedulian, serta penguatan hubungan harmonis antara Polri dan masyarakat.
Diharapkan, melalui program ini para santri Raudhatul Huda Dayah dapat kembali menjalani aktivitas pendidikan dengan semangat, rasa aman, dan optimisme pascabencana.
Red
⚠ Disclaimer
Seluruh wartawan Data A Satu dibekali KTA, surat tugas, dan namanya tercantum di Box Redaksi. Apabila ada pihak yang mengaku sebagai wartawan Data A Satu namun namanya tidak tercantum di Box Redaksi, maka hal tersebut bukan menjadi tanggung jawab Redaksi Data A Satu.
Bagi pihak yang merasa ragu atau membutuhkan konfirmasi, silakan hubungi kami dengan klik di sini.
Bagikan:
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!
BERITA PILIHAN
Berbagi di Bulan Ramadhan, Satlantas Bangkalan dan Ojol Perkuat Sinergi Ciptakan Kamselticarlantas
Kombes Pol Rama Samtama Putra Pamit, Aktivis dan Masyarakat Banyuwangi Merasa Kehilangan
Semangat Ramadhan, Polwan Polres Bondowoso Tebar 500 Takjil di Pasar Induk, Wujud Nyata Polri Hadir untuk Masyarakat


