Menapak Jejak Aulia: Menyongsong Haul ke-10 Mbah Yai Bashiroh Ibnullah
Dalam tradisi Islam, haul bukan sekadar peringatan tahun wafat. Ia adalah ruang makrifat, tempat manusia belajar tentang kefanaan, menautkan ingatan pada orang-orang saleh, serta menyambung sanad cinta dan doa yang tak terputus.
Haul menjadi jeda ruhani, ketika waktu seolah berhenti untuk memberi tempat bagi dzikir, silaturahmi, dan limpahan keberkahan.
Insyaallah, Sabtu Kliwon, 7 Februari 2026, akan menjadi hari yang penuh makna. Pada hari itu, ruh silaturahmi akan kembali berdenyut di Sampang, saat keluarga besar Tulus Setia Eka (TSE) berhimpun dalam satu maksud mulia: mendoakan yang telah kembali ke hadirat Allah SWT, serta mensyukuri nikmat perjumpaan bagi yang masih diberi umur dan kesehatan.
Sebagaimana disampaikan Pak Hasyim selaku tuan rumah, diharapkan paling lambat Jumat Wage, 6 Februari 2026 malam, seluruh saudara Tulus Setia Eka dari berbagai daerah telah tiba di Sampang.
Sebab haul bukanlah acara yang dijalani dengan tergesa, melainkan perjalanan batin yang layak disiapkan dengan ketenangan hati dan kejernihan niat.
Kabar-kabar baik pun mulai bersemi. Keluarga Besar Tulus Setia Eka Jember telah bermusyawarah dan menyatakan kesiapan untuk hadir. Taretan Tulus Setia Eka Surabaya juga telah menguatkan langkah.
Dari Pulau Mandangin dan Sampang, tanda-tanda kesiapan terasa kian nyata, seakan tanah leluhur sendiri memanggil anak-cucunya untuk pulang dan bersimpuh.
Kini, doa dan harap terus dipanjatkan sembari menanti kabar dari keluarga besar Tulus Setia Eka Banyuwangi, Pasuruan, Pamekasan, Bogor, Tangerang, hingga Jakarta dan Malaysia. Semoga jarak tidak menjadi hijab, dan kesibukan dunia tidak meredupkan panggilan ruhani untuk hadir dalam majelis cinta dan doa ini.
“Karena haul adalah pertemuan yang melampaui raga. Ia menjadi bukti bahwa yang wafat tidak pernah benar-benar pergi, selama doa terus dilangitkan dan silaturahmi tetap dijaga,” tutur Pak Hasyim.
Akhirnya, sampai jumpa di Haul ke-10 Mbah Yai Bashiroh Ibnullah. Semoga Allah SWT mempertemukan kita semua dalam keadaan sehat, melimpahkan keberkahan, serta memulangkan setiap jiwa dengan hati yang lebih lapang dan iman yang kian menguat.
“Salam sehat, salam bahagia, dan salam setia dalam doa,” pungkas Pak Hasyim. (Bagas)
⚠ Disclaimer
Seluruh wartawan Data A Satu dibekali KTA, surat tugas, dan namanya tercantum di Box Redaksi. Apabila ada pihak yang mengaku sebagai wartawan Data A Satu namun namanya tidak tercantum di Box Redaksi, maka hal tersebut bukan menjadi tanggung jawab Redaksi Data A Satu.
Bagi pihak yang merasa ragu atau membutuhkan konfirmasi, silakan hubungi kami dengan klik di sini.
Bagikan:
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!
BERITA PILIHAN
Berbagi di Bulan Ramadhan, Satlantas Bangkalan dan Ojol Perkuat Sinergi Ciptakan Kamselticarlantas
Kombes Pol Rama Samtama Putra Pamit, Aktivis dan Masyarakat Banyuwangi Merasa Kehilangan
Semangat Ramadhan, Polwan Polres Bondowoso Tebar 500 Takjil di Pasar Induk, Wujud Nyata Polri Hadir untuk Masyarakat


