Perhutani Banyuwangi Raya Bagikan 2.026 Bibit Pohon dalam Gerakan Sedekah Oksigen
Dalam kegiatan ini, sebanyak 2.026 bibit pohon dibagikan yang terdiri dari empat jenis tanaman, yakni alpukat, nangka, durian, serta manting atau daun salam.
Kegiatan tersebut melibatkan jajaran Perhutani Banyuwangi Raya yang meliputi Perhutani KPH Banyuwangi Selatan, KPH Banyuwangi Barat, dan KPH Banyuwangi Utara.
Turut hadir Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono, perwakilan Polresta Banyuwangi, Kodim 0825 Banyuwangi, serta Lanal Banyuwangi. Administratur Perhutani KPH Banyuwangi Selatan, Wahyu Dwi Hadmojo, menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan bakti sosial sedekah oksigen tersebut. Menurutnya, pembagian bibit pohon ini merupakan langkah konkret dalam menjaga kelestarian alam dan lingkungan.
“Sebanyak 2.026 bibit pohon dibagikan kepada masyarakat, terdiri dari empat jenis tanaman pohon keras. Kegiatan ini sangat positif untuk mendukung pelestarian lingkungan,” ujar Wahyu.
Ia menjelaskan, pohon-pohon yang ditanam nantinya memiliki berbagai fungsi penting, mulai dari penghasil oksigen, pencegah erosi dan longsor, penahan angin, menjaga tata air, hingga mempertahankan kesuburan tanah.
“Kami berharap masyarakat turut berperan aktif menjaga dan melestarikan alam dengan menanam dan merawat pohon. Kelestarian lingkungan adalah tanggung jawab kita bersama,” tuturnya.
Lebih lanjut, Wahyu menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja Kepala Perhutani Divisi Regional Jawa Timur, yakni pembagian bibit pohon untuk mendukung gerakan sedekah oksigen di tujuh wilayah Perhutani Divre Jawa Timur, meliputi Surabaya, Bojonegoro, Madiun, Jombang, Malang, Jember, dan Banyuwangi.
“Program ini menjadi sarana edukasi bagi masyarakat untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi dalam kegiatan penghijauan dan penanaman pohon sebagai upaya mitigasi bencana. Terus hijaukan negeri, pulihkan bumi,” ungkapnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono menilai kegiatan yang digelar Perhutani Banyuwangi Raya tersebut sangat positif dan patut didukung secara berkelanjutan.
“Kegiatan ini merupakan bentuk edukasi kepada masyarakat agar ikut memelihara dan melestarikan lingkungan. Pohon memiliki multifungsi, salah satunya sebagai penghasil oksigen. Oleh karena itu, program seperti ini harus terus didukung dan berkelanjutan,” tandas Mujiono.
(Redaksi)
⚠ Disclaimer
Seluruh wartawan Data A Satu dibekali KTA, surat tugas, dan namanya tercantum di Box Redaksi. Apabila ada pihak yang mengaku sebagai wartawan Data A Satu namun namanya tidak tercantum di Box Redaksi, maka hal tersebut bukan menjadi tanggung jawab Redaksi Data A Satu.
Bagi pihak yang merasa ragu atau membutuhkan konfirmasi, silakan hubungi kami dengan klik di sini.
Bagikan:
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!
BERITA PILIHAN
Berbagi di Bulan Ramadhan, Satlantas Bangkalan dan Ojol Perkuat Sinergi Ciptakan Kamselticarlantas
Kombes Pol Rama Samtama Putra Pamit, Aktivis dan Masyarakat Banyuwangi Merasa Kehilangan
Semangat Ramadhan, Polwan Polres Bondowoso Tebar 500 Takjil di Pasar Induk, Wujud Nyata Polri Hadir untuk Masyarakat


